ARTIKEL HUKUM
Rakyat Perlu Swadaya Hidupkan Pelita Ketika Pemerintah Menutupi Mentari dengan Kekelaman dan Kegelapan Undang-Undang
Pemerintah mengharapkan serta menuntut rakyatnya untuk patuh dan taat terhadap hukum, sementara pemerintah menjadikan Undang-Undang sebagai “law as a tool of crime” (perfect crime)—penulis menyebutnya sebagai “TELADAN YANG BURUK”. Ternyata, seorang Kepala Negara yang tampak sangat “santun”, bisa sangat tidak “pro” terhadap kalangan rakyat kecil bernama “buruh”. Setidaknya itulah pelajaran pertama yang kita dapatkan dari pengalaman yang terjadi seputar problematik dan fenomena ketata-negaraan kita di Indonesia. Calon presiden yang tampak “ketus” dan “nyeleneh” gaya berbicara serta orasinya, alias tidak ramah (unfriendly), bisa jadi lebih “pro” terhadap kalangan rakyat banyak.



