Karena Batinnya Tidak Terkembang dan Tidak Terkembang dalam Batin, Banyak Orang Mencari-Cari “Penyakit”
“Perasaan menyenangkan yang muncul menyerbu
pikirannya dan menetap di sana karena jasmaninya tidak terkembang, dan perasaan
menyakitkan yang muncul menyerbu pikirannya dan menetap di sana karena batinnya
tidak terkembang, demikianlah yang disebut tidak terkembang dalam jasmani dan
tidak terkembang dalam batin.” [Sang Buddha]
Artikel ini secara khusus penulis dedikasikan bagi seluruh penduduk dunia, mengingat kian masifnya masyarakat yang sepanjang hidupnya bersusah-payah demi “mencari-cari penyakit” dengan mengonsumsi produk bakaran tembakau, alkohol, hiburan-malam, “ultra process food”, maupun kenakalan hingga kejahatan, bahkan terjerumus dalam obat-obatan terlarang. Ketika kita mendalami meditasi, kita barulah akan menyadari dan menemukan fakta menyejutkan, bahwa “tubuh ini adalah sarang penyakit, dan dunia ini adalah sarang kejahatan”—karenanya kita tidak perlu menambah derita diri kita dengan “mencari-cari penyakit” ataupun “kian mengeruhkan dunia dengan berkontribusi menambah kejahatan”.