Mari kita bersama-sama membuat keajaiban dengan menabur benih karma baik. Ada akibat, karena didahului oleh adanya suatu sebab (Hukum Sebab-Akibat). Sudahkah kita menanam benih-benih kebajikan pada hari ini?

Keajaiban bersumber dari Perbuatan Bajik, dan Perbuatan Bajik adalah sumber keajaiban. [SANG BUDDHA]

Perjanjian Perdata Bersifat Extra Teritorial, Mengikat Subjek dan Objek dimana pun Berada

LEGAL OPINION
Question: Sebenarnya jika kita buat perjanjian bisnis, itu daya ikatnya hanya sebatas di wilayah Indonesia ataukah juga tetap mengikat sekalipun para pihak di dalam perjanjian itu kemudian berada di luar wilayah Indonesia?
Brief Answer: Perikatan perdata bersifat ..., karena asas ... berlaku sebagai asas ... yang ... oleh setiap negara. Sehingga, sebuah perikatan yang dbuat di dalam teritori suatu negara, sekalipun kemudian para pihak yang mengingatkan diri tersebut ... , perikatan tersebut tetap sah dan memiliki daya ikat memaksa. [Note SHIETRA & PARTNERS: Data selengkapnya hanya diperuntukkan bagi klien pembayar tarif konsultasi tanya-jawab maupun pengguna jasa yang berlangganan layanan database berbayar Konsultan Shietra. Hubungi Kami untuk membeli data lengkap pembahasan ini.]
Dasar hukumnya tidak lain ialah “...” itu sendiri, dimana asas ... menyatakan bahwa ... , terlepas dari fakta empirik apakah ... dan ... kini berada di ... . [Note SHIETRA & PARTNERS: Data selengkapnya hanya diperuntukkan bagi klien pembayar tarif konsultasi tanya-jawab maupun pengguna jasa yang berlangganan layanan database berbayar Konsultan Shietra. Hubungi Kami untuk membeli data lengkap pembahasan ini.]
PEMBAHASAN:
Ternyata bukan hanya subjek perikatan yang bersifat extra-tertorial, namun juga terhadap objek perjanjian pun melekat perikatan sebagaimana telah diperjanjikan. Ilustrasi sederhana berikut dapat menjadi cerminan konkret, sebagaimana dapat SHIETRA & PARTNERS representasikan lewat putusan Mahkamah Agung RI sengketa wanprestasi register Nomor tanggal ... 2015, perkara antara:
- PT. ... , sebagai Pemohon Kasasi, semula selaku Tergugat; melawan
- PT. ... , selaku Termohon Kasasi dahulu Penggugat.
Penggugat sebagai pihak Tertanggung atas kapal MV. ... , telah mengasuransikan kapal tersebut kepada Tergugat yang merupakan Perusahaan Asuransi, berdasarkan polis Asuransi untuk tempo waktu perlindungan selama 12 bulan, terhitung sejak tanggal ... 2005.
Tanggal 4 Agustus 2006, MV. ... melakukan pelayaran ke ... dan Huangpu di China dan pada tanggal ... 2006 masih dalam perjalanan, kapal mendadak mengalami kebakaran di bagian ruang mesin kapal, yaitu pada salah satu mesin. Karena kebakaran itu, mesin utama diberhentikan, kemudian para Anak Buah Kapal (ABK) menyiram air ke ruang mesin dimaksud dengan menggunakan fire hoses.
Sekalipun telah dilakukan pemadaman, tetapi api terus menyala dengan mengeluarkan asap tebal ketika ruang darurat dibuka. Pihak Captain (Nakhoda) kapal setelah mengetahui nyala api tak bisa dikuasai, maka Nakhoda kapal pada tanggal ... 2006 menyatakan kapal dalam keadaan abandoned (ditinggalkan). Lalu para ABK menyelamatkan diri dengan port lifeboat serta dibantu oleh kapal lain yang sedang berlayar di sekitar tempat kejadian. Kejadian ini kemudian diketahui oleh pihak Tergugat.
Setelah kapal di-abandoned oleh Nakhoda dan Anggotanya, beberapa waktu kemudian ada usaha penyelamatan kapal yang dilakukan oleh Tertanggung (Penggugat), yaitu dengan mengirim kapal-kapal tunda tugboats guna melakukan penyelamatan kapal (salvage operations) pada tanggal ... 2006. Kapal berhasil ditemukan dan ditarik, hingga tiba berlabuh di Pasir Gudang Malaysia pada tanggal ... 2006 untuk pembongkaran muatan dan surveys (inspeksi).
Tanggal ... 2006, dilakukan pemeriksaan pada kapal oleh Surveyor yang ditunjuk, dan hasil pemeriksaan itu mengungkapkan serta menyimpulkan bahwa telah terjadi kerusakan yang sangat pada ruang mesin, yang diperkirakan bila dilakukan perbaikan memakan biaya USD ...00,000.00 tidak termasuk biaya-biaya pelabuhan dan berbagai biaya insidentil lainnya.
Oleh karena kapal dianggap sebagai ... dan dilakukan Abandoned Voyage pada tanggal ... 2006 menuju pasir Gudang Malaysia untuk dilakukan pembongkaran dan penyerahan barang (cargo) (halaman 2 mengenai Summary of the Fact / Ringkasan Fakta dari ... (Singapore) Pte, Ltd., tertanggal ... 2012), yang telah diserahkan kepada Tergugat pada tanggal ... 2012.
Pihak Tergugat sebagai pihak Penjamin (Penanggung) Asuransi sesungguhnya punya kewajiban memberikan kepada pihak Tertanggung asuransi (Penggugat) mengenai hasil pemeriksaan Surveyor (...), tetapi hal itu tidak dilakukan oleh Tergugat, menunjukkan iktikad buruk Tergugat untuk menghindar dari tanggung-jawabnya untuk membayar klaim asuransi kepada Penggugat yang merupakan pemegang polis.
Penggugat telah mengirim surat kepada Tergugat bahwa dimana kapal dinyatakan abandoned serta agar Tergugat membayar klaim asuransi ... kepada Penggugat. Sebelum kapal melakukan pelayaran dan mengalami kebakaran, kapal tersebut senantiasa dikelola dan dirawat dengan baik serta kapal tersebut baru saja melaksanakan ... dan Docking di Malaysia di bawah pengawasan American Bureau of Shipping (Klasifikasi Kapal Internasional) dimana ... dilakukan setiap lima tahun sekali sesuai persyaratan maritim dan navigasi Internasional dan diberikan sertifikat oleh klasifikasi dimaksud, sehingga kapal dalam keadaan fit and proper maka laik laut.
Sesuai dengan ... practices dan best practices in the ... (praktek yang lazim diberlakukan di dunia maritime dan praktek yang terbaik di dalam industri maritime), karena apabila tidak gerak cepat dan hanya menunggu-nunggu dan menunda-nunda, maka kerugian akan bertambah membengkak dan keamanan serta keselamatan juga akan menjadi tambah buruk.
Pihak ... (Singapore) Pte, Ltd (Adjuster) dengan segala upaya dan kemampuan telah menyelesaikan tugasnya dengan mengeluarkan Sertifikat ... tanggal ... 2012, yang menyebutkan kondisi kerusakan kapal dengan kerugian yaitu ... , oleh karena itu Tergugat wajib segera membayar kepada Penggugat sesuai dengan kondisi Polis untuk Hull and Machinary USD ...00,000.00 dan Disbursement and Increased Value-USD ...00,000.00. Dengan demikian total yang harus dibayar kepada Penggugat sebesar USD ...00,000.00.
Hingga gugatan ini diajukan selang 6 tahun sejak insiden dan permintaan pencairan klaim, pihak Tergugat tidak pernah memberikan tanggapan untuk membayar tuntutan pemilik kapal yang disampaikan oleh Adjuster dengan jumlah ... , membuktikan bahwa Tergugat melakukan perbuatan cidera janji (wanprestasi) kepada Penggugat, karena itu Tergugat wajib membayar klaim asuransi ... sesuai polis yang semula telah disepakati.
Terhadap gugatan pemakai jasa asuransi, Tergugat mengajukan sanggahan bahwa Conditions ke-19 yang tercantum dalam Polis secara khusus mengatur tentang pilihan hukum Inggris yang mengatur Polis: “This insurance is subject to ... and Practice” Terjemahan bebasnya adalah sebagai berikut: “Asuransi ini tunduk pada praktek dan Hukum ...”.
Dengan demikian, para pihak dalam Polis tersebut telah setuju dan bersepakat bahwa ... Law and Practice adalah satu-satunya pilihan hukum yang digunakan untuk menyelesaikan sengketa yang terjadi diantara para pihak sehubungan dengan Polis. Maka, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak mempunyai kompetensi untuk memeriksa perkara terkait dengan Polis yang tunduk pada hukum Inggris. [Note SHIETRA & PARTNERS: Masalahnya, hukum Negara ... sekalipun menganut dan mengakui asas ....]
Pihak perusahaan asuransi berkilah, bahwa kapal tersebut berbendera Singapura. Sesuai dengan asas kebangsaan, kapal tersebut berada di bawah yurisdiksi Negara bendera kapal. Dengan demikian, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak mempunyai yurisdiksi mengadili terhadap hal yang berkaitan dengan kapal bersangkutan.
Terhadap gugatan demikian, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kemudian menjatuhkan putusan Nomor .../Pdt.G/20.../PN.JKT.PST., tanggal ... 2013, dengan amar sebagai berikut:
“Manimbang, ... sehingga Majelis berkesimpulan telah terbukti bahwa Kapal ... yang diasuransikan telah mengalami kebakaran di bagian mesin dan merambat kebagian lambung yakni pada waktu pelayaran ke ... dan Huangpu di China;
MENIMBANG :
DALAM POKOK PERKARA:
1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian;
2. Menyatakan bahwa Tergugat telah melakukan ingkar janji (wanprestasi);
3. Menghukum Tergugat untuk membayar kepada Penggugat klaim asuransi ... sejumlah USD ...000,000.00 (... juta dolar Amerika) dan Increased Value Insured sejumlah USD ...00,000.00 (... juta dolar Amerika) atau total USD ...00,000.00;
4. Menghukum Tergugat untuk membayar bunga ... sebesar USD ...0,000.00 (... ratus empat puluh ribu dolar Amerika);
5. Menolak gugatan Penggugat selain dan selebihnya.”
Dalam tingkat banding atas permohonan Tergugat, Putusan Pengadilan Negeri di atas kemudian dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Jakarta lewat putusannya Nomor .../PDT/20.../PT.DKI., tanggal ... 2014.
Pihak perusahaan asuransi mengajukan upaya hukum kasasi, dengan pokok keberatan bahwa berdasarkan keterangan saksi dari pihak perusahaan asuransi, diterangkan bahwa berdasarkan beberapa kali pertemuan dan membaca laporan agen Tergugat di Johor dan ..., diperoleh informasi bahwa:
a. Berdasarkan survey tanggal ... 2006, bahwa kebakaran bukan disebabkan oleh api tetapi asap tebal yang berasal dari ... Nomor 3 (bulling Nomor 3) yang patah atau bocor. Pipa tersebut patah atau bocor karena tidak dilindungi oleh isolasi. Sementara bulling Nomor 3 berisikan bahan bakar dengan kandungan karbon yang sangat banyak dan bila mendapat tekanan lebih dari 2 bar akan ....
b. Akibat asap tebal yang ternyata ... tersebut menyebabkan terkelupasnya kabel-kabel yang tidak di isolasi dan menimbulkan kebakaran;
c. Peralatan engine kapal MV ... yang bersuhu lebih dari ... C tidak dilindungi oleh isolasi tahan panas dan hal ini melanggar ...;
d. Alat pemadam kebakaran kapal WV ..., tidak berfungsi.
Keterangan demikian sama sekali tidak dipertimbangkan alias diabaikan oleh Pengadilan Negeri dalam mempertimbangkan sebab-sebab kebakaran yang memicu insiden. Tentunya harus dicari penyebab kebakaran, bukan sekadar mempertimbangkan bahwa benar ada kebakaran tanpa melihat sebab-sebab kebakaran. Sangatlah janggal bilamana penyebab kebakaran tidak diperlukan untuk menentukan pihak siapakah yang sebetulnya telah melalaikan tanggung jawab.
Bilamana memang menurut pemilik kapal tidak diperlukan penyebab kebakaran ataupun laporan kebakaran, ada kemungkinan kebakaran disebabkan oleh kelalaian dari awak kapal sendiri. Telah dikemukakan pula dalam persidangan bahwa diketemukannya beberapa rekomendasi yang berdasarkan ... , harus dilakukan perbaikan oleh Penggugat selaku pemilik kapal. Namun rekomendasi demikian ternyata tidak dilaksanakan oleh pemilik kapal, sehingga dengan tidak dilaksanakannya rekomendasi dimaksud, Kapal MV ... tidak dalam keadaan laik untuk berlayar.
Dimana terhadapnya, Mahkamah Agung membuat pertimbangan serta amar putusan sebagai berikut:
“Menimbang, bahwa terhadap alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung berpendapat:
“Bahwa alasan tersebut tidak dapat dibenarkan, oleh karena setelah memeriksa secara saksama memori kasasi tanggal ... 2015 dan kontra memori kasasi tanggal ... 2015 dihubungkan dengan pertimbangan Judex Facti dalam hal ini Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menguatkan Putusan Negeri Jakarta Pusat ternyata Judex Facti (Pengadilan Tinggi / Pengadilan Negeri) tidak salah menerapkan hukum, dengan pertimbangan sebagai berikut:
- Bahwa telah terjadi Perjanjian Asuransi antara Penggugat sebagai ... dan Tergugat sebagai ...;
- Bahwa Penggugat dapat membuktikan dalil gugatannya yaitu telah melunasi preminya;
- Bahwa telah terjadi ... di Cina dan terjadi ... asuransi sehingga Tergugat sebagai Penanggung harus membayar klaim asuransi ... di Cina tersebut;
- Bahwa Tergugat / Pemohon Kasasi telah terbukti ... dalam Perjanjian Asuransi;
“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, ternyata putusan Judex Facti (Pengadilan Tinggi / Pengadilan Negeri) dalam perkara ini tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang, maka permohonan kasasi yang diajukan oleh Pemohon Kasasi PT. ... tersebut harus ditolak;
M E N G A D I L I :
Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi PT. ..., tersebut.” [Note SHIETRA & PARTNERS: Data selengkapnya hanya diperuntukkan bagi klien pembayar tarif konsultasi tanya-jawab maupun pengguna jasa yang berlangganan layanan database berbayar Konsultan Shietra. Hubungi Kami untuk membeli data lengkap pembahasan ini.]
© Hak Cipta HERY SHIETRA.
Budayakan hidup JUJUR dengan menghargai Jirih Payah, Hak Cipta, Hak Moril, dan Hak Ekonomi Hery Shietra selaku Penulis.

Apa jadinya bila tenaga medis akhirnya “angkat tangan menyerah”, kehabisan tenaga, “lempar handuk” sembari berkata : “Silahkan Anda ‘cuci piring’ Anda sendiri! Anda enak-enakan hidup arogan, bersikap ‘masak bodoh’, lalu kami yang harus mencuri piring kotor Anda? Silahkan Anda bersihkan diri Anda sendiri, dokter bukan babysitter Anda. Dunia ini sudah cukup banyak penyakit dan pasien, Anda pikir selama ini kami kurang kerjaan? Anda sendiri yang kurang kerjaan, merasa hebat sehingga menantang penyakit dan bermain dengan maut.

Pertanyaan Introspektif BAGI YANG MEREMEHKAN ANCAMAN WABAH COVID-19:

Redaksi dengan simpatik mewakili para almarhum korban jiwa COVID-19, yang tidak lagi dapat bersuara memberikan testimoni, izinkan kami untuk mewakili pendapat para korban jiwa COVID-19, apakah para warga yang meremehkan ancaman wabah menular COVID-19, seakan hendak berkata seolah para korban jiwa COVID-19 selama ini KURANG CUKUP BERIMAN, KURANG CUKUP BERIBADAH, dan KURANG CUKUP MENDEKATKAN DIRI PADA TUHAN? Apakah dengan dekat pada Tuhan, maka tiada lagi gunung meletus atau gempa bumi di dunia ini? Sekalipun Anda 100% yakin pada Tuhan, cobalah untuk menyentuh api, mengapa tetap sakit dan melukai?

Bagi masyarakat yang menyombongkan kesehatan mereka dikala wabah merebak, tanyakan ini : “Anda masih bekerja dan keluar rumah saat wabah?”

“Tentu, kerja untuk mencari nafkah. Saya tetap sehat meski berjumpa banyak orang, serta tanpa mengenakan masker. Tidak pernah saya jatuh sakit.”

“Untuk apa nafkah itu?”

“Untuk membeli makanan.”

“Jika tidak makan, apa yang akan terjadi?”

“Perut saya bisa sakit karena lapar dan hidup bisa mati karena kelaparan, atau menderita karena rasa bosan dan mati bosan bila hanya di dalam rumah.”

“Berarti Anda BELUM PUNYA IMAN dan TIDAK BENAR-BENAR KEBAL SAKIT, karena Anda masih bisa menderita karena sakit lapar dan bahkan tewas kelaparan, atau bahkan menderita karena merasa bosan dan mati bosan. Lantas, apa yang membuat Anda berasumsi kebal terhadap virus mematikan?”

Sic utere tuo ut alienum non laedas. “Gunakan tubuh dan mulut kita, tetapi jangan sampai merugikan orang lain.” (“Use our own body in such a manner as not to injure that of another”)

Sebelum melontarkan komentar yang SPEKULATIF, hendaknya memperhatikan perasaan para korban jiwa yang bertumbangan akibat rantai penularan yang tidak terputus berkat “jasa-jasa” para warga masyarakat yang meremehkan wabah menular (menjadi carrier). Apakah data belum menunjukkan cukup banyak korban jiwa akibat COVID-19?

Anda mungkin “kebal” (atau “bebal”), namun bagaimana dengan keluarga Anda? Kesadaran dan mawas diri, adalah bentuk kepedulian bagi sesama. Semua orang memang pasti akan “mati”, namun itu sama artinya tidak menghargai nyawa sendiri dan tidak menghormati hak atas hidup orang lain. Bila Anda tidak sayang nyawa Anda, maka silahkan menantang COVID-19, namun jangan menularkan wabah kepada orang lain yang masih ingin hidup dan berhak untuk hidup.

Berdamai dengan Virus MEMATIKAN (mesin pembunuh pencabut nyawa)? Seolah COVID-19 belum cukup berbahaya. Berdamai, hanya mungkin terjadi ketika kedua belah pihak saling sepakat berdamai. Sejak kapan, sang Virus MEMATIKAN hendak berdamai dengan manusia? Sang virus TIDAK PERNAH KENAL KOMPROMI bahkan terhadap anak-anak dan lansia. Pemimpin yang baik, tidak MEMBODOHI rakyatnya sendiri. Jika kita mampu berdamai dengan Virus, sudah sejak lama rumah sakit kita sepi pasien. Mencari-cari penyakit, dengan taruhan nyawa sendiri dan nyawa orang lain yang tertular oleh yang merasa “kebal”. COVID-19 adalah real, nyata, mematikan, bukan sebuah mitos.

1 orang meninggal, adalah tragedi. Jangan katakan 1.000 orang tewas, adalah statistik. Berkat para “peremeh” demikian, rantai penularan wabah tidak kunjung usai di Republik ini, mungkin tidak lama lagi anak Anda atau keluarga Anda menjadi sasaran korban selanjutnya. Menunggu itu untuk benar-benar terjadi, sekalipun “menyesal selalu datang terlambat”? Satu orang kepala keluarga pencari nafkah menjadi korban jiwa COVID-19, artinya satu keluarga almarhum turut menjadi korban.

Pesan sosial “tidak populis” ini dipersembahkan oleh SHETRA & PARTNERS, sebagai bentuk belasungkawa sedalam-dalamnya bagi para korban jiwa wabah COVID-19, serta apresiasi atas kerja keras para tenaga medis, dimana kontribusi penularannya sedikit-banyak diakibatkan warga masyarakat yang meremehkan pandemik menular mematikan serta merasa “kebal” berkat pelindung “iman” (asumsi spekulatif).

FAKTA SELALU PAHIT, tidaklah perlu kita membohongi diri ataupun warga masyarakat dengan iming-iming “aman dengan cara meremehkan”, “perisai iman”, “menutup mata artinya tiada ancaman di depan mata”, “virus yang tidak berbahaya karena banyak yang sembuh”, ataupun “kesombongan diri yang masih sehat dikala wabah”. Cepat atau lambat, setiap orang pasti akan menua, sakit, dan mati. Kesombongan atas kesehatan Anda yang “masih sehat” dikala wabah merebak, pasti akan “jatuh sakit dan meninggal” pada akhirnya, dimana kesombongan Anda tidak akan kekal. Namun tidak dapat dibenarkan ketika diri Anda menjadi “agen penular” bagi orang-orang lain yang terancam tertular Virus Mematikan. Orang bijaksana tidak mencari-cari / menantang maut serta membawa resiko bagi orang lain akibat penyakit menular dari “orang (terinfeksi) tanpa gejala” (silent transmission).

Kesombongan dengan meremehkan ancaman wabah penyakit, merupakan bentuk KETIDAKPEDULIAN terhadap sesama, dengan membawa ancaman bagi sesama (carrier). Bila dari air yang kita minum dapat terinfeksi bakteri sehingga menderita diare, terlebih serangan virus menular yang telah terbukti MEMATIKAN.

Berbuat baik artinya, tidak menyakiti diri sendiri dan juga tidak merugikan orang lain.” [Sang Buddha]

[Iklan Resmi Terverifikasi] Butuh Jasa Pencarian Produk MADE IN THAILAND dan Impor ke Indonesia?

Disediakan jasa pencarian serta pengiriman produk dari Thailand & Impor ke Indonesia

[VIDEO] Uang adalah Sumber Kejahatan? Kekurangan Uang Justru Rentan menjadi Korban Kejahatan