25 Maret, 2018

KERUGIAN KORBAN DALAM PIDANA PERCOBAAN PENCURIAN

LEGAL OPINION
Question: Yang namanya pidana percobaan pencurian itu kan, barangnya tidak berhasil dicuri oleh si pelaku, tapi mengapa hakim bilang kalau pemilik barang mengalami kerugian akibat percobaan pencurian itu?

Brief Answer: Maksudnya, ialah kerugian atas potensi tindak pidana serupa dikemudian hari (potential loss), yang mana bila saja tidak terdapat intervensi dari pemilik atau warga lainnya, dapat dipastikan tindak pidana pencurian akan berhasil dilangsungkan dan terjadi kerugian secara nyata.
PEMBAHASAN:
Sebagai ilustrasi konkret, dapat SHIETRA & PARTNERS rujuk sebagaimana putusan Pengadilan Negeri Kebumen perkara pidana percobaan pencurian register Nomor 05/Pid.B/2014/PN.Kbm. tanggal 24 Maret 2014, dimana peran Terdakwa dalam percobaan pencurian mobil adalah sebagai pengemudi, apabila pelaku lainnya sudah berhasil membuka serta menyalakan indikator mobil.
Terhadap tuntutan Jaksa, Majelis Hakim membuat pertimbangan serta amar putusan sebagai berikut:
“Menimbang, bahwa Terdakwa telah didakwa oleh Penuntut Umum dengan dakwaan tunggal sebagaimana diatur dalam Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP jo. Pasal 53 ayat (1) KUHP, yang unsur-unsurnya adalah sebagai berikut:
1. Barangsiapa;
2. Melakukan pencurian;
3. Yang dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih;
4. Jika niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan, dan tidak selesainya pelaksanaan itu, bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri;
“Menimbang, bahwa terhadap unsur-unsur tersebut Majelis Hakim mempertimbangkan sebagai berikut:
Ad.2 Melakukan pencurian;
“Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan pencurian adalah mengambil sesuatu barang, yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang lain, dengan maksud akan memiliki barang itu dengan melawan hak;
“Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan barang ialah semua benda yang berwujud dan tak berwujud serta mempunyai nilai;
“Menimbang bahwa berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh didepan persidangan berupa keterangan saksi-saksi, keterangan terdakwa maupun barang bukti dapat dikatakan bahwa terdakwa telah mengambil barang berupa : 1 (satu) unit mobil Pick Up Merk ... warna hitam No Pol ... , milik orang lain;
“Menimbang, bahwa terdakwa telah mengambil barang kepunyaan saksi korban MARIA CYINTHIA, dan barang tersebut bukanlah milik terdakwa;
“Menimbang, bahwa terdakwa mengambil barang milik saksi korban tersebut bertujuan untuk dimiliki oleh terdakwa sendiri dan hal tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan atau seijin dari saksi korban, sebagai pemilik yang sah dari barang berupa : 1 (satu) unit mobil Pick Up Merk ... warna hitam No Pol ... tersebut;
“Menimbang, bahwa akibat perbuatan terdakwa, saksi korban MARIA CYINTHIA mengalami kerugian;
“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka dengan demikian unsur kedua pasal ini terpenuhi;
Ad.3 Yang dilakukan oleh dua orang bersama-sama atau lebih;
“Menimbang, bahwa dari keterangan saksi-saksi serta pengakuan terdakwa sendiri, kalau terdakwa telah melakukan pencurian tersebut secara bersama-sama, dimana masing-masing mempunyai tugasnya;
“Menimbang, bahwa terdakwa bersama saudara Edi dan saudara Hana (DPO) melakukannya di Toko PAN GASS, pada mulanya karena Saudara Edi mendapat order dari Slamet di Wonosobo, kemudian Saudara Edi meminta terdakwa dan Hana untuk membantu memenuhi permintaan tersebut, lalu terdakwa menggunakan sepeda motor ... milik Saudara Edi, sedangkan yang melakukannya adalah terdakwa dan Edi serta Saudara Hana dan peran terdakwa dalam kejadian tersebut adalah sebagai pengemudi, apabila Saudara Edi sudah berhasil membuka serta menyalakan indikator mobil;
“Menimbang, bahwa pagar pada Toko PAN GASS (pada malam hari itu) dalam keadaan tidak terkunci, sehingga terdakwa dan saudara Edi bisa masuk ke Garasi, kemudian alat kunci untuk membongkar mobil yang tertinggal milik Saudara Edi, dengan ukuran besi yang dipipihkan untuk membuka kunci kontak mobil adalah panjang 8 cm dan lebar 0,8 cm, dan cara menggunakan kunci palsu untuk membuka pintu mobil dan kunci kontak adalah pertama kunci persegi enam yang telah dipipihkan dimasukkan ke dalam lubang pintu atau lubang kunci kemudian dipasang kunci pas dan selanjutnya diputar paksa, dan besi yang dipipihkan tersebut adalah alat yang digunakan untuk membuka paksa kunci mobil sehingga mengalami kerusakan;
“Menimbang, bahwa teknik mengambil mobil tersebut, rencananya adalah Saudara Edi membuka pintu mobil dan menyalakan indikator accu yang ada di mobil sebagai tanda mobil bisa dihidupkan, selanjutnya apabila indikator sudah menyala kemudian terdakwa akan masuk ke dalam mobil untuk mengemudikan kendaraan tersebut, sedangkan saudara Hana bertugas mengawasi keadaan sekitar sekaligus tetap berada di atas motor yang menyala;
“Menimbang, bahwa dengan demikian perbuatan tersebut dilakukan tidak hanya oleh satu orang saja tetapi terdakwa melakukannya dengan cara bekerja sama atau bersama-sama dengan saudara Edi dan saudara Hana;
“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka dengan demikian unsur ketiga pasal ini telah terpenuhi;
Ad.4 Jika niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan, dan tidak selesainya pelaksanaan itu, bukan semata-mata disebabkan karena kehendaknya sendiri;
“Menimbang, bahwa dari keterangan saksi-saksi serta pengakuan terdakwa sendiri, kalau terdakwa bersama teman-temannya telah gagal melakukan pencurian tersebut;
“Menimbang, bahwa gagalnya pencurian yang dilakukan terdakwa bersama-sama saudara Edi dan saudara Hana, karena pemilik rumah mengetahui kejadian tersebut yang kemudian keluar dan berteriak ‘maling’, sehingga Saudara Edi kemudian lari dan kami bertiga kabur ke arah timur yaitu ke Purworejo dan pada pagi harinya baru balik ke Cilacap;
“Menimbang, bahwa dengan demikian perbuatan yang dilakukan terdakwa tersebut dilakukan tidak sampai selesai, karena barang yang diambil belum beralih kepada terdakwa;
“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka dengan demikian unsur keempat pasal ini pun telah terpenuhi;
“Menimbang, bahwa oleh karena semua unsur dari Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP jo. Pasal 53 ayat (1) KUHP telah terpenuhi, maka Terdakwa haruslah dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan tunggal;
“Menimbang, bahwa barang bukti berupa : 1 (satu) unit mobil Pick Up Merk ... warna hitam No Pol ... , karena milik saksi MARIA CYNTHIA, maka seharusnyalah dikembalikan kepada saksi MARIA CYNTHIA;
 “Menimbang, bahwa untuk menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa, maka perlu dipertimbangkan terlebih dahulu keadaan yang memberatkan dan yang meringankan Terdakwa;
Keadaan yang memberatkan:
- Perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat;
- Terdakwa pernah dihukum;
Keadaan yang meringankan:
- Terdakwa bersikap sopan dan berterus terang di persidangan serta mengakui dan menyesali perbuatannya; [Note SHIETRA & PARTNERS: Pengakuan seorang residivis bahwa dirinya menyesali perbuatannya, adalah diragukan.]
M E N G A D I L I :
1. Menyatakan Terdakwa TEGUH TRIYADI Alias BETET Bin AHMAD SUHARNO tersebut diatas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘Percobaan melakukan pencurian dalam keadaan memberatkan’ sebagaimana dalam dakwaan tunggal;
2. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan;
3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
4. Menetapkan Terdakwa tetap ditahan.”
© Hak Cipta HERY SHIETRA.
Budayakan hidup JUJUR dengan menghargai Jirih Payah, Hak Cipta, Hak Moril, dan Hak Ekonomi Hery Shietra selaku Penulis.

Kepastian Hukum Bertopang pada Daya Prediktabilitas Paling Minimum dalam Hukum (PREDICTABILITY)

Foto saya

Trainer & Legal Consultant SHIETRA & PARTNERS didirikan tahun 2013, penyedia jasa konsultasi hukum spesialis preseden / yurisprudensi pertama dan satu-satunya di Indonesia, dibidang perdata maupun pidana. Berkomitmen sebagai profesional dalam setiap layanan jasa hukum, dengan tetap memegang teguh idealisme dan etika profesi.

HANYA PEMBELI EBOOK SERTA KLIEN PEMBAYAR TARIF YANG BERHAK ATAS INFORMASI YANG BENAR (Kami juga butuh makan nasi).
Kebenaran ulasan hukum dalam website, TIDAK DIJAMIN (bisa jadi benar, bisa jadi tidak, hanya penulisnya sendiri yang paling mengetahui). Hanya Klien dalam Sesi Konsultasi dan bahasan dalam eBook, yang kami berikan opini dan data yang terjamin kebenarannya. Pahami, bahwa kami sedang mencari nafkah. Bukan sebagai Klien Pembayar Tarif Jasa maupun bukan sebagai pembeli eBook yang kami jual, resiko ditanggung Anda sendiri selaku pengunjung websiteSyarat & Ketentuan Layanan, lihat TARIF KONSULTASI.

PERINGATAN : (Bila Anda bisa mendapat nomor kontak / email kami, berarti Anda pasti telah membaca peringatan tegas berikut)
HANYA KLIEN PEMBAYAR TARIF JASA YANG BERHAK MENCERITAKAN MASALAH / MENGAJUKAN PERTANYAAN HUKUM. Pelanggar akan dikenakan sanksi BLACKLIST. Peringatan tersebut sudah sangat jelas dan tegas. Tidak akan kami tolerir sikap dari pihak-pihak yang mendalilkan tidak membaca atau tidak memahami peringatan yang sudah sedemikian tersurat.

Bagi yang berminat mengakses ribuan konten artikel kami (akses full database), pada website khusus terpisah yang kami jamin kebenaran datanya, disediakan layanan MEMBERSHIP. Tersedia untuk bulanan maupun tahunan. Konsultan Shietra juga menyediakan jasa LEGAL ASSESSMENT bagi korporasi.

Bagi yang membutuhkan layanan jasa penulisan, kami menyediakan jasa CONTENT WRITER. Sementara yang membutuhkan jasa Training atau layanan Tutorial Hukum bagi klien korporasi, kami menyediakan PELATIHAN.

Besar kemungkinan ulasan / materi publikasi dalam website, telah kadaluarsa akibat perubahan regulasi, atau pembiasan fakta penting yang kami sengajakan. Informasi serta opini hukum yang Benar dan Terjamin, hanya menjadi Hak Istimewa klien pembayar tarif ataupun pembeli eBook yang kami jual. Anda sendiri yang menanggung resikonya tanpa diagnosa fakta hukum dan analisa yang memadai oleh konselor untuk berdialog / mereview dokumen terkait masalah hukum.

Hukum sensitif detail, terbuka beragam skenario peluang atau kemungkinan yang dapat terjadi hanya karena faktor perbedaan detail fakta hukum, opsi langkah mitigasi, serta setiap resiko upaya hukum yang mungkin berimplikasi. Tidak ada perkara yang seragam untuk dapat diprediksi hasilnya, kecuali melalui sesi konsultasi secara intens / privat. Menyesal tiada guna, bila Anda gagal mengantipasi bahkan masalah menjelma "benang kusut", akibat salah penanganan oleh yang bukan ahli dibidangnya.

Kecerobohan pembaca memaknai ulasan hukum dalam website, dapat berakibat FATAL. Terhadap materi publikasi dalam website, don't try this at home, kecuali Anda berdialog langsung dengan penulisnya dalam sesi konsultasi secara privat.

Tidak bersedia membayar tarif jasa, mengharap "selamat" dan meminta "dilayani"? Hargai profesi kami, sebagaimana profesi Anda sendiri hendak dihormati. Pihak-pihak yang menyalah-gunakan nomor telepon, email, maupun formulir kontak kami, berlaku sanksi. Sadari, selain klien pembayar tarif, maka masalah Anda bukanlah urusan kami.

Manusia beradab menjunjung sikap Resiprositas, Prinsip TIMBAL-BALIK. Seorang pengemis tidak pernah memiliki masalah hukum, terlebih masalah tanah atau masalah tenagakerja, dan pengemis tidak mencari makan dengan merampok nasi dari piring milik profesi orang lain. Pasal 28D Ayat (2) Undang-Undang Dasar RI 1945: "Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan." Tidak ada kewajiban bagi kami untuk diganggu, dan Anda tidak punya hak untuk mengganggu waktu kami. Ada HAK, maka ada KEWAJIBAN.

Ada Harga, ada Barang. Ada Tarif, ada Jasa. Masalah hukum tidak berbeda dengan "penyakit". Tidak ada satu orang pun yang dengan senang hati bersentuhan dengan "penyakit" milik orang lain, tanpa kompensasi. Karena itu adalah wajar jasa kami dibayar "mahal". Sedia "payung" sebelum "hujan", dan kami menyediakan "payung hukum" untuk Anda berlindung.

Adalah tidak waras, mengambil sesuatu tanpa membayar dari sebuah toko, itu namanya MENCURI. Sama tidak etisnya, mengharap dilayani & menyita sumber waktu kami yang terbatas, meminta data / informasi hukum hasil kerja keras kami, memohon ilmu hasil pengorbanan waktu dan biaya kami, namun tanpa mau membayar sejumlah kompensasi, itu namanya MERAMPOK NASI DARI PIRING KAMI, terlebih sengaja melanggar ketentuan website bahkan menyalahgunakan nomor kontak kami dengan berpura-pura tidak mengetahui bahwa kami sedang mencari nafkah.

Kami pun berhak untuk berdagang jasa dan mencari nafkah! Kantor Virtual kami ini adalah kantor hukum komersiel. Ribuan ID pelanggar telah kami publikasi dalam laman BLACKLIST akibat setiap harinya selalu saja ada pelanggar yang menyalahgunakan nomor kontak / email kami dan melanggar syarat & ketentuan website ini. Kami menyebutnya sebagai "manusia Sampah" yang secara vulgar telah melanggar namun mengharap dilayani?!

-------
Hukum adalah ilmu tentang "prediksi" (diluar itu artinya "spekulasi")Konsultan Hukum SHIETRA & PARTNERS: Jl. HR. Rasuna Said. Kawasan Epicentrum Utama, EPIWALK, Office Suite Lantai 5 Nomor A529, Kuningan, Jakarta Selatan, 12940, Indonesia.

Terdapat ribuan konsultan hukum kompetitor kami, namun hanya ada satu orang Konsultan ShietraMenjual jasa layanan konsultasi secara tatap muka maupun secara virtual via online.
Pendaftaran KLIEN: (Wajib terlebih dahulu memperkenalkan diri dan menyatakan kesediaan membayar tarif layanan yang berlaku. Bila syarat mutlak tersebut tidak diindahkan, maka telepon ataupun pesan Anda akan kami nilai sebagai spam, tidak akan kami respon)
- Telepon: 021-568 2703.
- Fax: 021-560 2810.
- Whatsapp: 08888-9195-18. (Seluruh nomor kontak dan alamat email profesi kerja kami ini, hanya diperuntukkan untuk PENDAFTARAN KLIEN PEMBAYAR TARIF. Menyalahgunakan nomor kontak / email kami untuk tujuan lain, berarti pelanggaran yang akan kami jatuhi sanksi. Pahami betul-betul Etika Komunikasi Anda saat mencoba menghubungi kami)
- Email: konsultasi@hukum-hukum.comhery.shietra@gmail.com

KONSULTAN HUKUM SHIETRA. Kami LEBIH dari sekadar mengutip bunyi Undang-Undang, Hukum yang REAL.

KONSULTAN HUKUM SHIETRA. Kami LEBIH dari sekadar mengutip bunyi Undang-Undang, Hukum yang REAL.
HR. Rasuna Said. Kawasan Epicentrum Utama, EPIWALK Nomor A529, Kuningan, Jakarta. TEKAN GAMBAR UNTUK MENGHUBUNGI KAMI

eBook PERBUATAN MELAWAN HUKUM

eBook PERBUATAN MELAWAN HUKUM
Mengupas Kaedah-Kaedah Manarik PERBUATAN MELAWAN HUKUM