26 Januari, 2018

BERSETUBUH DENGAN ANAK DIBAWAH UMUR, DIPIDANA SEKALIPUN SUKA SAMA SUKA

LEGAL OPINION
Question: Kalau ternyata ada anak dari kerabat saya disetubuhi oleh orang dewasa, meski saling sama-sama suka, apa bisa dipidana itu si orang dewasa yang ambil keuntungan dari anak dari kerabat saya itu?
Brief Answer: Apapun alasan dan latar belakangnya, berhubungan kelamin dengan anak dibawah umur, dilarang oleh undang-undang, karena anak dibawah umur dilindungi oleh undang-undang dan terdapat ancaman hukuman pidana bagi pelaku yang melanggar.
PEMBAHASAN:
Terdapat sebuah ilustrasi konkret yang menjadi rujukan SHIETRA & PARTNERS, sebagaimana putusan Mahkamah Agung RI perkara pidana asusila register Nomor 1641 K/Pid.Sus/2011 tanggal 13 September 2011, dimana Jaksa mendakwa pelaku karena telah mengajak seorang gadis remaja untuk berhubungan kelamin layaknya suami istri di sebuah losmen, dengan imbalan sejumlah uang. Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
Adapun hasil Visum Et Reper tum dari pihak dokter rumah sakit, pada korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pemer iksaan alat kelamin, selaput dara korban tampak robekan lama. Tes Kehamilan pada air seni, hasilnya negatif. Terhadap getah liang senggama, tidak ditemukan sel mani. Kesimpulan: Selaput dara korban seperti selaput dara wanita yang pernah bersetubuh. Tidak didapatkan sel mani pada liang senggama. Tidak didapatkan tanda-tanda kekerasan. Tidak hamil.
Sementara dalam Dakwaan Subsidair, Jaksa mendakwa pelaku karena dinilai telah mengeksploitasi ekonomi atau seksual anak dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 88 Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Saat mengantarkan korban ke Terminal Arjosari Malang untuk kemudian diberangkatkan ke Tretes, Jawa Timur, untuk dijadikan PSK, Terdakwa mengetahui bahwa korban masih anak-anak alias belum dewasa, dimana umur korban pada saat itu berusia 15 (lima belas) tahun dan masih berstatus pelajar kelas 6 SD.
Terhadap tuntutan Jaksa, apaun yang kemudian menjadi putusan Pengadilan Negeri Malang No. 679/Pid.B /2010/PN.Mlg tanggal 10 Januari 2011, dengan amar sebagai berikut:
MENGADILI :
1. Menyatakan Terdakwa Irwan Ribut Widodo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘Dengan Sengaja Melakukan Tipu Muslihat, Serangkaian Kebohongan atau Membujuk Anak Melakukan Persetubuhan Dengannya’;
2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut dengan pidana penjara Selama : 5 (lima) tahun dan pidana Denda sebesar Rp 300.000.000,- dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan kurungan selama 6 (enam) bulan;
3. Menetapkan selama Terdakwa menjalani masa penahanan akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan apabila putusan ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
4. Menetapkan Terdakwa tetap berada dalam tahanan Rumah Tahanan Negara.”
Dalam tingkat banding, yang menjadi putusan Pengadilan Tinggi Surabaya No. 106/PID/2011/PT.Sby tanggal 07 Maret 2011, dengan amar sebagai berikut:
MENGADILI :
- Menerima Permintaan Banding dari Penuntut Umum tersebut;
- Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Malang tertanggal 10 Januari 2011 No. 679/PID.B/2010/PN.Mlg dengan perbaikan sekedar mengenai penjatuhan pidana kepada Terdakwa sehingga amar selengkapnya adalah sebagai berikut:
1. Menyatakan Terdakwa Irwan Ribut Widodo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘Dengan Sengaja Melakukan Tipu Muslihat, Serangkaian Kebohongan Atau Membujuk Anak Melakukan Persetubuhan Dengannya’;
2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun dan pidana denda sebesar Rp 300.000.000,- dengan keten tuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan kurungan selama 6 (enam) bulan;
3. Menetapkan selama Terdakwa menjalani masa penahanan akan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan apabila putusan ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
4. Menetapkan Terdakwa tetap berada dalam tahanan Rumah Tahanan Negara.”
Pihak Jaksa Penuntut mengajukan upaya hukum kasasi, dimana terhadapnya Mahkamah Agung membuat pertimbangan serta amar putusan sebagai berikut:
“Menimbang, bahwa terhadap alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung berpendapat:
“Bahwa alasan tersebut tidak dapat dibenarkan, karena Judex Facti tidak salah menerapkan hukum, karena telah mempertimbangkan hal-hal yang relevan secara yuridis dengan benar, yaitu:
1. Bahwa, ada alasan meringankan bagi Terdakwa yang berada diluar diri Terdakwa melainkan terdapat pada korban, yaitu korban sendiri memang bermaksud untuk dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial, dan Terdakwa menyetubuhi korban dengan memberikan imbalan Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah);
2. Bahwa, hasil Visum et Repertum yang dilakukan terhadap diri korban menyimpulkan bahwa tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada alat kelamin korban, dan saksi korban sebelumnya pernah melakukan hubungan seks dengan orang lain selain Terdakwa;
3. Bahwa, Judex Facti telah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan mer ingankan sesuai ketentuan Pasal 197 Ayat (1) huruf f KUHAP, lagi pula berat ringannya pidana adalah wewenang Judex Facti;
“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan diatas, lagi pula ternyata, putusan Judex Facti dalam perkara ini tidak bertentangan dengan hukum dan / atau undang-undang, maka permohonan kasasi tersebut harus ditolak;
M E N G A D I L I :
Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi : JAKSA / PENUNTUT UMUM PADA KEJAKSAAN NEGERI MALANG tersebut.”
© Hak Cipta HERY SHIETRA.
Budayakan hidup JUJUR dengan menghargai Jirih Payah, Hak Cipta, Hak Moril, dan Hak Ekonomi Hery Shietra selaku Penulis.

Kepastian Hukum Bertopang pada Daya Prediktabilitas Paling Minimum dalam Hukum (PREDICTABILITY)

Foto saya

Trainer & Legal Consultant SHIETRA & PARTNERS didirikan tahun 2013, penyedia jasa konsultasi hukum spesialis preseden / yurisprudensi pertama dan satu-satunya di Indonesia, dibidang perdata maupun pidana. Berkomitmen sebagai profesional dalam setiap layanan jasa hukum, dengan tetap memegang teguh idealisme dan etika profesi.

HANYA PEMBELI EBOOK SERTA KLIEN PEMBAYAR TARIF YANG BERHAK ATAS INFORMASI YANG BENAR (Kami juga butuh makan nasi).
Kebenaran ulasan hukum dalam website, TIDAK DIJAMIN (bisa jadi benar, bisa jadi tidak, hanya penulisnya sendiri yang paling mengetahui). Hanya Klien dalam Sesi Konsultasi dan bahasan dalam eBook, yang kami berikan opini dan data yang terjamin kebenarannya. Pahami, bahwa kami sedang mencari nafkah. Bukan sebagai Klien Pembayar Tarif Jasa maupun bukan sebagai pembeli eBook yang kami jual, resiko ditanggung Anda sendiri selaku pengunjung websiteSyarat & Ketentuan Layanan, lihat TARIF KONSULTASI.

PERINGATAN : (Bila Anda bisa mendapat nomor kontak / email kami, berarti Anda pasti telah membaca peringatan tegas berikut)
HANYA KLIEN PEMBAYAR TARIF JASA YANG BERHAK MENCERITAKAN MASALAH / MENGAJUKAN PERTANYAAN HUKUM. Pelanggar akan dikenakan sanksi BLACKLIST. Peringatan tersebut sudah sangat jelas dan tegas. Tidak akan kami tolerir sikap dari pihak-pihak yang mendalilkan tidak membaca atau tidak memahami peringatan yang sudah sedemikian tersurat.

Bagi yang berminat mengakses ribuan konten artikel kami (akses full database), pada website khusus terpisah yang kami jamin kebenaran datanya, disediakan layanan MEMBERSHIP. Tersedia untuk bulanan maupun tahunan. Konsultan Shietra juga menyediakan jasa LEGAL ASSESSMENT bagi korporasi.

Bagi yang membutuhkan layanan jasa penulisan, kami menyediakan jasa CONTENT WRITER. Sementara yang membutuhkan jasa Training atau layanan Tutorial Hukum bagi klien korporasi, kami menyediakan PELATIHAN.

Besar kemungkinan ulasan / materi publikasi dalam website, telah kadaluarsa akibat perubahan regulasi, atau pembiasan fakta penting yang kami sengajakan. Informasi serta opini hukum yang Benar dan Terjamin, hanya menjadi Hak Istimewa klien pembayar tarif ataupun pembeli eBook yang kami jual. Anda sendiri yang menanggung resikonya tanpa diagnosa fakta hukum dan analisa yang memadai oleh konselor untuk berdialog / mereview dokumen terkait masalah hukum.

Hukum sensitif detail, terbuka beragam skenario peluang atau kemungkinan yang dapat terjadi hanya karena faktor perbedaan detail fakta hukum, opsi langkah mitigasi, serta setiap resiko upaya hukum yang mungkin berimplikasi. Tidak ada perkara yang seragam untuk dapat diprediksi hasilnya, kecuali melalui sesi konsultasi secara intens / privat. Menyesal tiada guna, bila Anda gagal mengantipasi bahkan masalah menjelma "benang kusut", akibat salah penanganan oleh yang bukan ahli dibidangnya.

Kecerobohan pembaca memaknai ulasan hukum dalam website, dapat berakibat FATAL. Terhadap materi publikasi dalam website, don't try this at home, kecuali Anda berdialog langsung dengan penulisnya dalam sesi konsultasi secara privat.

Tidak bersedia membayar tarif jasa, mengharap "selamat" dan meminta "dilayani"? Hargai profesi kami, sebagaimana profesi Anda sendiri hendak dihormati. Pihak-pihak yang menyalah-gunakan nomor telepon, email, maupun formulir kontak kami, berlaku sanksi. Sadari, selain klien pembayar tarif, maka masalah Anda bukanlah urusan kami.

Manusia beradab menjunjung sikap Resiprositas, Prinsip TIMBAL-BALIK. Seorang pengemis tidak pernah memiliki masalah hukum, terlebih masalah tanah atau masalah tenagakerja, dan pengemis tidak mencari makan dengan merampok nasi dari piring milik profesi orang lain. Pasal 28D Ayat (2) Undang-Undang Dasar RI 1945: "Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan." Tidak ada kewajiban bagi kami untuk diganggu, dan Anda tidak punya hak untuk mengganggu waktu kami. Ada HAK, maka ada KEWAJIBAN.

Ada Harga, ada Barang. Ada Tarif, ada Jasa. Masalah hukum tidak berbeda dengan "penyakit". Tidak ada satu orang pun yang dengan senang hati bersentuhan dengan "penyakit" milik orang lain, tanpa kompensasi. Karena itu adalah wajar jasa kami dibayar "mahal". Sedia "payung" sebelum "hujan", dan kami menyediakan "payung hukum" untuk Anda berlindung.

Adalah tidak waras, mengambil sesuatu tanpa membayar dari sebuah toko, itu namanya MENCURI. Sama tidak etisnya, mengharap dilayani & menyita sumber waktu kami yang terbatas, meminta data / informasi hukum hasil kerja keras kami, memohon ilmu hasil pengorbanan waktu dan biaya kami, namun tanpa mau membayar sejumlah kompensasi, itu namanya MERAMPOK NASI DARI PIRING KAMI, terlebih sengaja melanggar ketentuan website bahkan menyalahgunakan nomor kontak kami dengan berpura-pura tidak mengetahui bahwa kami sedang mencari nafkah.

Kami pun berhak untuk berdagang jasa dan mencari nafkah! Kantor Virtual kami ini adalah kantor hukum komersiel. Ribuan ID pelanggar telah kami publikasi dalam laman BLACKLIST akibat setiap harinya selalu saja ada pelanggar yang menyalahgunakan nomor kontak / email kami dan melanggar syarat & ketentuan website ini. Kami menyebutnya sebagai "manusia Sampah" yang secara vulgar telah melanggar namun mengharap dilayani?!

-------
Hukum adalah ilmu tentang "prediksi" (diluar itu artinya "spekulasi")Konsultan Hukum SHIETRA & PARTNERS: Jl. HR. Rasuna Said. Kawasan Epicentrum Utama, EPIWALK, Office Suite Lantai 5 Nomor A529, Kuningan, Jakarta Selatan, 12940, Indonesia.

Terdapat ribuan konsultan hukum kompetitor kami, namun hanya ada satu orang Konsultan ShietraMenjual jasa layanan konsultasi secara tatap muka maupun secara virtual via online.
Pendaftaran KLIEN: (Wajib terlebih dahulu memperkenalkan diri dan menyatakan kesediaan membayar tarif layanan yang berlaku. Bila syarat mutlak tersebut tidak diindahkan, maka telepon ataupun pesan Anda akan kami nilai sebagai spam, tidak akan kami respon)
  • Telepon: 021-568 2703.
  • Fax: 021-560 2810.
  • Whatsapp: 08888-9195-18. (Seluruh nomor kontak dan alamat email profesi kerja kami ini, hanya diperuntukkan untuk PENDAFTARAN KLIEN PEMBAYAR TARIF. Menyalahgunakan nomor kontak / email kami untuk tujuan lain, berarti pelanggaran yang akan kami jatuhi sanksi. Pahami betul-betul Etika Komunikasi Anda saat mencoba menghubungi kami)
  • Email: konsultasi@hukum-hukum.comhery.shietra@gmail.com

KONSULTAN HUKUM SHIETRA. Kami LEBIH dari sekadar mengutip bunyi Undang-Undang, Hukum yang REAL.

KONSULTAN HUKUM SHIETRA. Kami LEBIH dari sekadar mengutip bunyi Undang-Undang, Hukum yang REAL.
HR. Rasuna Said. Kawasan Epicentrum Utama, EPIWALK Nomor A529, Kuningan, Jakarta. TEKAN GAMBAR UNTUK MENGHUBUNGI KAMI

eBook PERBUATAN MELAWAN HUKUM

eBook PERBUATAN MELAWAN HUKUM
Mengupas Kaedah-Kaedah Manarik PERBUATAN MELAWAN HUKUM