(Advertisement) KWANG EARRING, Tampil Cantik dengan Harga Terjangkau.

(Advertisement) KWANG EARRING, Tampil Cantik dengan Harga Terjangkau.
Jadikan sebagai Hadiah Terindah bagi Buah Hati Terkasih Anda. KLIK gambar untuk menemukan & memesan ratusan koleksi Anting Imitasi Impor KWANG EARRING. hukum-hukum.com menjamin legalitas toko online asesoris KWANG Earring, produk dikirim via kurir dari Jakarta ke alamat pemesan, dari Sabang hingga Merauke. Tampil muda, stylis, energetik dengan harga sangat terjangkau

10 Januari, 2019

Kerugian Kecil, Bukan Menjadi Alasan Pemaaf Kesalahan Pidana


LEGAL OPINION
Question: Apa benar, jika kena tipu dibawah nominal Rp500.000;00 maka si pelakunya tidak bisa dilaporkan ke polisi?

Brief Answer: Kejahatan dengan nilai kerugian yang sedikit, tetap ditindak pidana dengan kategori ancaman “tindak pidana ringan”, namun bukan dimaknai menjadi alasan pemaaf ketika kerugian yang diakibatkan oleh pelaku hanya bernilai nominal kecil. Dalam delik “penipuan” ataupun “membuat / menggunakan surat palsu”, bahkan tidak harus si korban mengalami kerugian real, cukup “dapat” menimbulkan kerugian, maka unsur-unsur kualifikasi delik seketika terpenuhi.
Sebagai contoh, jangankan penipuan, menjual barang hasil kejahatan dengan keuntungan hanya sekecil Rp50.000;- saja, berdasarkan preseden / yurisprudensi Mahkamah Agung RI yang ada, dapat dipidana dan dijatuhkan hukuman badan (penjara). Maka, nilai benda bukan menjadi faktor sentral dalam penegakan hukum pidana, namun niat serta perbuatan kejahatan itulah yang menjadi pokok sentralnya—bukan faktor kerugiannya.
PEMBAHASAN:
Secara analogi, tepat kiranya SHIETRA & PARTNERS menerminkan lewat perkara pidana “penadahan” sebagaimana putusan Mahkamah Agung RI register Nomor 560 K/Pid/2015 tanggal 19 Mei 2015, dimana Terdakwa didakwakan karena telah membeli, menyewa, menukar, menerima gadai, menerima hadiah atau untuk menarik keuntungan, menjual, menyewakan, menukarkan, mengangkut, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu barang yaitu 3 buah laptop yang diantaranya adalah 1 unit laptop yang diketahuinya atau patut dapat disangkanya bahwa barang itu diperoleh karena kejahatan, sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 480 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Bermula ketika Dwi Andi Syahputra, Dani (masing-masing dalam berkas terpisah) dan Harisman, Abdi, Sastra, Amin (daftar pencarian orang / DPO) datang ke rumah Terdakwa dengan membawa barang-barang yang diambil dalam Truk Tronton, yaitu 3 buah laptop dan beberapa kotak yang berisi Busi Sepeda Motor, yang mana barang-barang tersebut diperoleh dari hasil kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang tersebut, yang mana barang tersebut milik Jasa Pengangkutan Fajar Baru.
Setelah Terdakwa mengetahui barang-barang tersebut dari hasil kejahatan, lalu Harisman meminta kepada Terdakwa untuk mencari pembelinya, sehingga Terdakwa mencoba untuk menghubungi dan menawarkan laptop tersebut kepada tetangganya, yaitu saksi Iman Suryadi Lubis, dimana saksi Iman Suryadi Lubis berminat untuk melihat laptop tersebut terlebih dahulu.
Terdakwa dan Harisman selanjutnya datang ke rumah saksi Iman Suryadi Lubis dengan membawa 3 unit laptop untuk diperlihatkan kepada saksi Iman Suryadi Lubis, yang kemudian 1 diantaranya dikembalikan oleh saksi Iman Suryadi Lubis dikarenakan laptop tersebut rusak, maka yang berada di tangan saksi Iman Suryadi Lubis adalah sebanyak 2 buah laptop, msski ketika itu belum disepakati harga jual-beli barang tersebut.
Setelahnya, Terdakwa dan Harisman pulang dari rumah saksi Iman Suryadi. Selanjutnya Harisman yang berhubungan dengan Iman Suryadi Lubis, sehingga Terdakwa tidak mengetahui berapa harga pembelian dan beberapa laptop yang dibeli oleh Iman Suryadi Lubis. Keesokan harinya, setelah Harisman menawarkan laptop tersebut dengan Iman Suryadi Lubis, Harisman datang lagi ke rumah Terdakwa untuk memberikan uang kepada Terdakwa sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) dari hasil penjualan laptop hasil pencurian demikian.
Terhadap tuntutan Jaksa, yang kemudian menjadi putusan Pengadilan Negeri Tanjung Balai No.393/Pid.B/2014/PN.Tjb tanggal 25 Nopember 2014, dengan amar sebagai berikut:
MENGADILI :
1. Menyatakan Terdakwa IRWANSYAH NASUTION Alias LOMAS, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘Penadahan’ sebagaimana dalam dakwaan tunggal.
2. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 8 (delapan) bulan.
3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.
4. Menetapkan Terdakwa tetap ditahan.”
Dalam tingkat banding, yang kemudian menjadi putusan Pengadilan Tinggi Medan No.747/PID/2014/PT.MDN tanggal 5 Februari 2015, dengan amar sebagai berikut:
MENGADILI :
- Menerima permohonan banding Penuntut Umum.
- Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Balai Nomor 393/Pid.B/2014/PN-Tjb tanggal 25 November 2014 yang yang dimohonkan banding tersebut untuk seluruhnya.
- Memerintahkan, masa penahanan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.
- Memerintahkan Terdakwa tetap ditahan.”
Pihak Jaksa Penuntut mengajukan upaya hukum kasasi, yang terkesan demikian membabi-buta mengakukan kasasi meski Terdakwa telah dikenakan vonis 8 bulan penjara hanya karena hasil penjualan barang tadahan dengan keuntungan Rp50.000; dimana terhadapnya Mahkamah Agung membuat pertimbangan serta amar putusan sebagai berikut:
“Menimbang, bahwa atas alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung berpendapat:
“Bahwa alasan Kasasi tidak dapat dibenarkan karena putusan Judex Facti / Pengadilan Tinggi yang menguatkan putusan Pengadilan Negeri untuk keseluruhannya ternyata merupakan putusan yang tidak salah menerapkan hukum yaitu mempertimbangkan secara tepat dan benar mengenai seluruh fakta hukum yang relevan secara yuridis, sebagaimana yang terungkap di persidangan berdasarkan alat-alat bukti yang diajukan; yaitu Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘Penadahan’, melanggar Pasal 480 KUHPidana sesuai dakwaan Jaksa / Penuntut Umum;
“Bahwa demikian pula Judex Facti mempertimbangkan secara cukup mengenai dasar alasan-alasan penjatuhan pidana, berupa keadaan hal-hal yang memberatkan dan meringankan sehingga Terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 8 (delapan) bulan;
“Bahwa alasan Kasasi Jaksa / Penuntut Umum hanya mengenai pidana yang dijatuhkan Judex Facti dinilai terlalu ringan sehingga tidak mencerminkan keadilan, tidak dapat dibenarkan sebab dalam putusan Judex Facti telah dipertimbangkan dengan tepat dan benar baik hal-hal yang memberatkan maupun hal-hal yang meringankan dalam menjatuhkan pidana kepada Terdakwa. Apalagi Terdakwa hanya mendapat upah/keuntungan Rp.50.000,- (lima puluh ribu rupiah) sebagai hasil menawarkan laptop kepada Imam menjadi tetangga Terdakwa, padahal Terdakwa mengetahui kalau laptop tersebut hasil kejahatan;
“Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, lagi pula ternyata, putusan Judex Facti / Pengadilan Tinggi dalam perkara ini tidak bertentangan dengan hukum dan/atau peraturan perundang-undangan, maka permohonan kasasi dari Jaksa / Penuntut Umum tersebut harus ditolak;
M E N G A D I L I :
Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi : Jaksa / Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Tanjungbalai tersebut.”
© Hak Cipta HERY SHIETRA.
Budayakan hidup JUJUR dengan menghargai Jirih Payah, Hak Cipta, Hak Moril, dan Hak Ekonomi Hery Shietra selaku Penulis.

Kepastian Hukum Bertopang pada Daya Prediktabilitas Paling Minimum dalam Hukum (PREDICTABILITY)

Foto saya

Trainer & Legal Consultant SHIETRA & PARTNERS didirikan tahun 2013, penyedia jasa konsultasi hukum spesialis preseden / yurisprudensi pertama dan satu-satunya di Indonesia, dibidang perdata maupun pidana. Berkomitmen sebagai profesional dalam setiap layanan jasa hukum, dengan tetap memegang teguh idealisme dan etika profesi.

HANYA PEMBELI EBOOK SERTA KLIEN PEMBAYAR TARIF YANG BERHAK ATAS INFORMASI YANG BENAR.
Kebenaran ulasan hukum dalam website, TIDAK DIJAMIN (bisa jadi benar, bisa jadi tidak, hanya penulisnya sendiri yang paling mengetahui).
Hanya Klien dalam Sesi Konsultasi dan bahasan dalam eBook, yang kami berikan opini dan data yang terjamin kebenarannya. Kami sedang mencari nafkah. Bukan sebagai Klien Pembayar Tarif Jasa maupun bukan sebagai pembeli eBook yang kami jual, resiko ditanggung Anda sendiri selaku pengunjung websiteSyarat & Ketentuan Layanan, lihat TARIF KONSULTASI.

PERINGATAN : (Bila Anda bisa mendapat nomor kontak / email kami, berarti Anda pasti telah membaca peringatan tegas berikut)
HANYA KLIEN PEMBAYAR TARIF JASA YANG BERHAK MENCERITAKAN MASALAH / MENGAJUKAN PERTANYAAN HUKUM. Pelanggar akan dikenakan sanksi BLACKLIST.

Disediakan beragam pilihan paket layanan MEMBERSHIP, bulanan maupun tahunan bagi pengguna jasa perorangan maupun korporasi. Konsultan Shietra juga menyediakan jasa LEGAL ASSESSMENT bagi perusahaan.

Bagi yang membutuhkan layanan jasa penulisan, kami menyediakan jasa CONTENT WRITER. Sementara yang membutuhkan jasa Training atau layanan Tutorial Hukum bagi klien korporasi, kami menyediakan PELATIHAN.

Informasi serta opini hukum yang Benar dan Terjamin, hanya menjadi Hak Istimewa klien pembayar tarif ataupun pembeli eBook yang kami jual. Anda sendiri yang menanggung resikonya tanpa diagnosa fakta hukum dan analisa yang memadai oleh konselor untuk berdialog / mereview dokumen terkait masalah hukum.

Hukum sensitif detail, terbuka beragam skenario peluang atau kemungkinan yang dapat terjadi hanya karena faktor perbedaan detail fakta hukum, opsi langkah mitigasi, serta setiap resiko upaya hukum yang mungkin berimplikasi. Tidak ada perkara yang seragam untuk dapat diprediksi hasilnya, kecuali melalui sesi konsultasi secara intens / privat. Menyesal tiada guna, bila Anda gagal mengantipasi bahkan masalah menjelma "benang kusut", akibat salah penanganan oleh yang bukan ahli dibidangnya.

Kecerobohan pembaca memaknai ulasan hukum dalam website, dapat berakibat FATAL. Terhadap materi publikasi dalam website, don't try this at home, kecuali Anda berdialog langsung dengan penulisnya dalam sesi konsultasi secara privat.

Tidak bersedia membayar tarif jasa, mengharap "selamat" dan meminta "dilayani"? Hargai profesi kami, sebagaimana profesi Anda sendiri hendak dihormati. Pihak-pihak yang menyalah-gunakan nomor telepon, email, maupun formulir kontak kami, berlaku sanksi. Pasal 28D Ayat (2) Undang-Undang Dasar RI 1945: "Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan."

Ada Harga, ada Barang. Ada Tarif, ada Jasa
Meminta dilayani & menyita sumber waktu kami yang terbatas, meminta data / informasi hukum hasil kerja keras kami, memohon ilmu hasil pengorbanan waktu dan biaya kami, namun tanpa mau membayar sejumlah kompensasi, itu namanya MERAMPOK NASI DARI PIRING KAMI, terlebih sengaja melanggar ketentuan website bahkan menyalahgunakan nomor kontak kami dengan berpura-pura tidak mengetahui bahwa kami sedang mencari nafkah.

Kami berhak untuk berdagang jasa dan mencari nafkah secara komersiel. Ribuan ID pelanggar telah kami publikasi dalam laman BLACKLIST akibat menyalahgunakan nomor kontak / email kami dan melanggar syarat & ketentuan website ini.

-------
Hukum adalah ilmu tentang "prediksi" (diluar itu artinya "spekulasi")Konsultan Hukum SHIETRA & PARTNERS: Jl. HR. Rasuna Said. Kawasan Epicentrum Utama, EPIWALK, Office Suite Lantai 5 Nomor A529, Kuningan, Jakarta Selatan, 12940, Indonesia.

Menjual jasa layanan konsultasi secara tatap muka maupun secara virtual via online. Menceritakan masalah hukum ataupun mengajukan pertanyaan hukum sebelum resmi menjadi klien, diberlakukan tarif konsultasi 2 kali ketentuan tarif normal. Tidak memperkenalkan diri saat menghubungi kami, diberlakukan 1,5 kali ketentuan tarif normal. Tidak memperkenalkan diri dan juga menceritakan masalah hukum sebelum resmi terdaftar sebagai klien, diberlakukan 3 kali ketentuan tarif normal. Mengaku-ngaku miskin atau berpura-pura tidak mampu, berlaku tarif 5 kali ketentuan tarif normal.
Pendaftaran KLIEN: (Wajib terlebih dahulu memperkenalkan diri dan menyatakan kesediaan membayar tarif layanan yang berlaku. Bila syarat mutlak tersebut tidak diindahkan, maka telepon ataupun pesan Anda akan kami nilai sebagai spam, tidak akan kami respon)
- Telepon: 021-568 2703.
- Fax: 021-560 2810.
- Whatsapp: 08888-9195-18. (Seluruh nomor kontak dan alamat email profesi kerja kami ini, hanya diperuntukkan untuk PENDAFTARAN KLIEN PEMBAYAR TARIF. Menyalahgunakan nomor kontak / email kami untuk tujuan lain, berarti pelanggaran yang akan kami jatuhi sanksi. Pahami betul-betul Etika Komunikasi Anda saat mencoba menghubungi kami)
- Email: konsultasi@hukum-hukum.comhery.shietra@gmail.com

KONSULTAN HUKUM SHIETRA. Kami LEBIH dari sekadar mengutip bunyi Undang-Undang, Hukum yang REAL.

KONSULTAN HUKUM SHIETRA. Kami LEBIH dari sekadar mengutip bunyi Undang-Undang, Hukum yang REAL.
HR. Rasuna Said. Kawasan Epicentrum Utama, EPIWALK Nomor A529, Kuningan, Jakarta. TEKAN GAMBAR UNTUK MENGHUBUNGI KAMI

eBook PERBUATAN MELAWAN HUKUM

eBook PERBUATAN MELAWAN HUKUM
Mengupas Kaedah-Kaedah Manarik PERBUATAN MELAWAN HUKUM