Ada Sebuah Jawaban yang Melampaui Dugaan Anda, yang Melampaui Segala Kenikmatan Indria, yang Melampaui Semua Pencapaian. Apakah Itu, yang Bahkan Membuat Pangeran Gotama Meninggalkan Takhta dan Kekuasaan-Singgasana?
“Sekarang, Udāyin, kenikmatan dan kegembiraan yang
muncul dengan bergantung pada kelima utas kenikmatan indria ini disebut
kenikmatan indria – kenikmatan yang kotor, kenikmatan yang kasar, kenikmatan
yang tidak mulia. Aku katakan bahwa jenis kenikmatan ini tidak boleh dikejar,
bahwa jenis kenikmatan ini tidak boleh dikembangkan, bahwa jenis kenikmatan ini
tidak boleh dilatih, bahwa jenis kenikmatan ini seharusnya ditakuti” [SANG
BUDDHA]
Akar penyebab dari fenomena mencandu dan kecanduan zat-zat adiktif seperti tembakau, alkohol, obat-obatan terlarang, maupun candu konsumsi mata seperti menonton pertunjukan seronok, candu konsumsi pikiran seperti judol, candu indera sentuhan seperti “hubungan intim”, ataupun candu-candu lainnya seperti keserakahan terhadap harta, jabatan, maupun kekuasaan, ialah diakibatkan oleh pandangan keliru bahwa “hidup adalah indah” maupun “hidup adalah nikmat”, dan memakan serta termakan oleh dogma-dogma demikian, lalu tenggelam tanpa ia sadari.